OPTIMASI PENENTUAN ZONA PERMEABILITAS PANASBUMI SORIK MARAPI DENGAN METODE PENGOLAHAN DATA GRAVITASI, FAULT FRACTURE DENSITY (FFD), BAND RATIO, DAN LAND SURFACE TEMPERATURE (LST)
Abstract
Struktur geologi, suhu permukaan tanah, dan alterasi hidrotermal merupakan beberapa faktor yang dapat mengindikasikan karakteristik permeabilitas panasbumi. Penelitian ini dilakukan pada area Panasbumi Sorik Marapi, Sumatera Utara yang terbentuk pada sistem pull-apart Muara Sipongi di zona Sesar Sumatera untuk menentukan struktur geologi bawah permukaan, zona permeabilitas, hubungan sebaran suhu permukaan tanah dan area teralterasi hidrotermal terhadap zona permeabilitas, serta rekomendasi eksplorasi lanjutan panasbuminya. Metodologi yang dilakukan pada penelitian adalah fault fracture density, land surface temperature, band ratio, pengolahan data gravitasi TOPEX, dan integrasi pengolahan data untuk mendapatkan peta integrasi zona permeabilitas panasbumi. Berdasarkan hasil penelitian area dengan tingkat permeabilitas paling tinggi berada pada bagian tengah ke utara area panasbumi. Area tersebut memiliki total nilai kepadatan kelurusan sebanyak 34-54 unit, suhu permukaan tanah 19.1°-27.8°C, berasosiasi dengan sesar permukaan dan bawah permukaan serta arah aliran fluida dan manifestasi permukaan dengan keterdapatan sebaran alterasi hidrotermal disekitarnya. Penelitian ini mengkonfirmasi dan memvalidasi delapan struktur sesar turun dan satu sesar naik bawah permukaan. Area dengan sebaran alterasi hidrotermal dan suhu permukaan tinggi mengindikasikan zona permeabilitas tinggi. Integrasi hasil data menunjukkan bahwa bagian utara area penelitian potensial sebagai area rekomendasi eksplorasi lanjutan Panasbumi Sorik Marapi.
Keywords
Sorik Marapi, struktur geologi, alterasi, Panas Bumi, permeabilitas